Aku muncul dari dalam jantung samudera
Melayang tinggi bersama kelana
Pabila kulihat ladang memerlukanku, Aku turun…
Kubelai mesra bunga – bunga dan pepohonan dalam berjuta cara
Dan bunga – bunga bermekaran dari jantung alam
laksana buih – buih bersembunyi dari kalbu lautan
Kemarilah sayang, mari meneguk sisa air musim dingin,
dari gelas kelopak bunga lili
Dan menenangkan jiwa dengan gerimis nada – nada
curahan simponi burung – burung yang berkicauan dan berkelana riang
dalam bayu mengasyikan
Mari duduk di batu besar itu tempat bunga violet berteduh dalam persembunyian dan meniru kemanisan mereka dalam pertukaran kasih rindu
Marilah sayang, mari berjalan menjelajahi perbukitan, salju telah cair dan kehidupan telah terjaga dari lenanya mengembara menyusuri pegunungan dan lembah – lembah
Mari kita ikut jejak – jejak musim bunga yang melangkahi ladang – ladang jauh dan mendaki puncak – puncak perbukitan
Tuk menadah ilham dari Ara`s ketinggian
Di atas hamparan ngarai nan sejuk kehijauan
Fajar musim bunga telah mengeluarkan pakaiannya dan lipatan simpanan
dan menyangkutnya pada pohon peach dan sitrus dan mereka kelihatan bagai pengantin dalam upacara tradisi malam kedre
Sulur – sulur dan anggur saling berpelukan bagai kekasih
Air kali pun lincah berlompatan menari ria
Di sela – sela batuan, menyanyikan lagu riang












Recent Comments