Tak ada yang istimewa dari bunga disamping ini, hanya pohon pakis yang ditumbuhi beberapa macam anggrek jenis species ( nggak tahu bener atau nggak tuh… itu versi tukang bunga langgananku) , beberapa anggrek bulan dan tumbuhan yang bernama Kadaka. Tapi walau demikian sekumpulan bunga ini memiliki cerita tersendiri.
Pohon Pakis itu adalah pemberian dari suamiku, suatu hari kami menghabiskan waktu libur , saat itu tahun baru. Kami menghabiskan waktu di Taman Safari yang terletak di Cisarua Bogor. Kami menghabiskan waktu di sana untuk memenuhi keinginan anak sulung kami yang ingin merasakan bagaimana rasanya safari malam. Ingin melihat aktivitas binatang-binatang pada malam hari.
Ketika itu di perjalanan kulihat pohon-pohon pakis yang di jual dengan harga yang lumayan juga. Saat itu timbul keinginan untuk membelinya, “mau di simpan dan di tanam dimana?” tanya suamiku. Benar juga sih, kami tidak memiliki halaman yang luas. Jadi ku pendam saja keinginan itu sambil berpikir bagaimana cara menyimpan yang efektif dan tidak terlalu makan tempat.
Sampai di Bandung keingian itu masih terus menari-nari dalam ingatanku. Muncul ide …aku taruh di pot yang besar. Kuutarakan ide tersebut pada suamiku,”ya … kapan-kapan kalau ada waktu kita beli,” katanya dengan nada tidak yakin.
Suatu hari suamiku pergi ke luar kota, pulangnya dia membawa pohon pakis. Waah aku senang sekali … dan berterima kasih karena dia sudah merelakan mobilnya penuh dengan butiran-butiran pakis yang lepas dan mobilnya sedikit baret-baret …. he he he trim’s yah.
Anggrek yang ada di pohon pakis tersebut adalah pemberian ayahku, yang dengan sengaja dia berikan untukku. Anggrek yang tumbuh di halaman depan rumah orang tuaku sejak aku kecil. Dia ambilkan sendiri untukku, sayang sekali ketika kuambil gambarnya sedang tidak berbunga. Bunganya berwarna ungu dan ada bercak putih, coklat dan hitam …bunganya mengeluarkan aroma harum yang menyegarkan. Anggrek bulan pemberian mertuaku yang sengaja pula dia antarkan untukku.
Ada yang lebih istimewa dari semua itu.
Suatu hari anakku yang kelas lima SD pergi Outbond ke Kebun Raya Bogor, dia pergi tanpa kuantar. Sambil belajar, biar dia berani. Itu yang biasa kulakukan, kalau ada acara sekolah kupercayakan saja pada sekolah. Selain itu melatih supaya dia mandiri. Awalnya dia bertanya, “Mah … mau ikut nggak? soalnya ibunya temen-temen banyak yang ikut.”
“Kenapa? Pengin diantar,” tanyaku.
“Nggak juga, kalau mamah ada waktu, terus pengin pergi, katanya siih ibu-ibunya mau pada belanja. kali aja pengin belanja.” Ujarnya.
Aku … tertegun mendengar celotehnya, dan timbul pertanyaan di benakku. Mungkin kali ini dia ingin aku ikut mendampinginya.
Kutanyakan sekali lagi … apakah aku perlu ikut. Kalau benar-benar dia ingin aku dampingi,aku akan izin ke sekolah untuk mengantarnya. Tapi dia cepat-cepat menjawab.”Nggak kali aja mamah pengin ikut, soalnya nanti kita akan mampir ke Roti Unyil, teruus belanja disana. Eca gimana nanti belanjanya?”
“Ikuti aja bu guru atau tanya aja , gimana cara membelinya.” jawabku.
Akhirnya dia pergi tanpa kuantar, dengan membawa bekal uang secukupnya. Ku bekali handphone untuk memudahkan komunikasi.
Sore hari anakku nelpon … dia bilang, “mamah mau oleh-oleh apa?”
“Nggak usah…. beli aja apa yang Aa mau nggak usah mikirin oleh-oleh.”
Malamnya kami jemput ke sekolah, aku kaget anakku membawa dua macam bunga, anggrek dan bunga mawar yang masih kecil-kecil sambil menyerahkan padaku, dan sekotak roti unyil untuk adiknya.
“Coba kalau mamah ikut di sana banyak bunga-bunga yang bagus.” Ujarnya sambil cepat-cepat menyerahkan bunga-bunganya padaku.
Sepertinya dia malu terlihat temannya dia membeli bunga, karena ku dengar komentar temannya yang kebetulan bertetangga… “Rezaaa …kamu beli bunga.”
Dan bunga tersebut aku simpan di pohon pakis. Untuk mawar ternyata pedagang itu tega sekali yah … memberikan bibit bunga dari tangkai yang sangat muda … jadi mati.








[...] See original here: BuAh TaNgAn [...]
salam kenal
Sudah tahu Linus airways? Perusahaan penerbangan baru yang menerbangi beberapa wilayah di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi website http://www.linusairways.co.id
Call centre : 021 6220 3755
e-mail: commercial@linusairways.co.id
ariepras@llinusairways.co.id
Sukses selalu buat Anda.