Kubenci bayangmu
Karena kau selalu ada membayangiku
Kau hadir dalam setiap desah nafasku
Kau temani aku dalam setiap anganku
Kau bersemayam dalam setiap aliran darahku
Kau kirimkan kata-kata indah untukku
Kau hadirkan tawa untukku
TAPI
Bayangmu kian menjauh
Seiring perginya sang mentari
Atau mungkinkah rasa bosan
menghinggapimu
Hingga kau biarkan aku sendiri
Tanpa bayangmu









Aduh pinter2 nya kalau ibu guru membuat sajak, bagaimana sih mendapatkan inspirasinya untuk menulis sajak……….apakah diambil dari pengalaman atau bagaimana yah?……..
Trus lah menulis…